Monitoring Tim SID Kabupaten Wonogiri Dari Dispermadesdukcapil Jawa Tengah

Wonogiri (17/02/2018) – Bertempat di Ruang Pembinaan Pengelolaan Aset Desa Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Wonogiri pada Hari Sabtu (17/2/2018) pukul 14.10 WIB dilaksanakan monitoring terkait pelaksanaan program SID (Sistem Informasi Desa) di Kabupaten Wonogiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah.

Monitoring SID dari Dispermadesdukcapil Jateng ke Dinas PMD Kab.Wonogiri (Dok.sendang-wonogiri.desa.id)

Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah,  Joko Mulyono, S.STP, M.Si disambut oleh Kabid Pemerintahan Desa Kabupaten Wonogiri, Totok Sugiyarto, S.Sos, Kasi Pembinaan Aset Desa, Mustaqim, S.Sos. Turut diundang dalam kegiatan monitoring tersebut antara lain Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa,  Hadir dan Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif (P3MD) Kabupaten Wonogiri,  Satya Graha dan perwakilan operator SID dari Desa Tremes, Arief Gunawan dan operator SID Desa Sendang, Agung Susanto.

” Kedudukan SID merupakan sistem informasi yang diterapkan ditingkat desa, dikembangkan oleh Pemerintah Daerah dan terintegrasi melalui sistem informasi yang ada di tingkat kabupaten dan Propinsi serta menjadi sistem pendukung yang mudah dan akurat untuk pengelolaan sumber daya desa secara berkelanjutan,” sambutan Joko Mulyono, S.STP, M.Si membuka acara.

Di Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah memiliki Seksi Pengembangan Sistem Informasi Desa yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi dan pelaksanaan kebijakan, evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan sistem informasi desa.

“Aplikasi mana yang lebih baik dan kompatibel bisa kita pelajari dan terapkan, sebagai contoh kita bisa belajar dari Kabupaten Wonosobo yang mempunyai forum open data desa se-kabupaten, sehingga semua orang bisa mengetahui secara transparan segala kegiatan dan anggaran di desa,” lanjut Joko.

Monitoring SID dari Dispermadesdukcapil Jateng ke Dinas PMD Kab.Wonogiri (Dok.sendang-wonogiri.desa.id)

Kasi Pembinaan Aset Desa Dinas PMD Kabupaten Wonogiri, Mustaqim, mengatakan, ”Penerapan SID di Kabupaten Wonogiri belum sepenuhnya berjalan, karena terkendala beberapa faktor antara lain kurangnya SDM operator yang menjalankan program SID ini, ditambah masih minimnya sinyal akses internet yang tidak hanya menyulitkan publikasi perkembangan terkini proses-proses pembangunan desa, melainkan juga menghambat upaya promosi potensi-potensi yang dimiliki desa,”.  Untuk itu pada Bulan Februari ini Dinas PM

D Kabupaten Wonogiri akan menindaklanjuti pengembangan SDM dengan mengadakan pelatihan SID bagi operator SID dari 31 Desa yang berada di Kabupaten Wonogiri.

Selain itu juga di sampaikan bahwa aplikasi themes yang di gunakan untuk website desa saat ini, terkadang mengalami beberapa kendala, seperti skoring untuk data keuangan, pemetaan dan kependudukan. Dimana hal tersebut belum pernah di sosialisakan oleh tim BP2DK sebagai penyedia dari program yang di gunakan website desa. Kedepan di harapkan ada penyempurnaan di berbagai fasilitas web dalam penyampaian data dan berita, sebagaimana yang di sampaikan oleh Satya Nugraha , bahwa data-data kemiskinan malah hilang dari sideka (aplikasi SID), padahal data kemiskinan ini salah satu data yang dibutuhkan oleh berbagai jenjang pemerintahan, seperti Propinsi maupun Pusat.

Selanjutnya monitoring diakhiri dengan pengisian form responden terkait penerapan SID untuk dua desa yaitu Desa Sendang dan Desa Tremes. Form tersebut menggambarkan sejauh mana desa menerapkan SID baik dari segi anggaran, kesiapan SDM serta manfaat maupun permasalahan tentang SID. (sumber berita sendang-wonogiri.desa.id & tremes.desa.id )

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan